Banner

Banner
Berita Daerah

Peredaran Narkoba “Big Bos Ns dan HS   Diduga Tak Tersentuh, Dua Jaringan Kuasai Lokasi

871
×

Peredaran Narkoba “Big Bos Ns dan HS   Diduga Tak Tersentuh, Dua Jaringan Kuasai Lokasi

Sebarkan artikel ini

Media Metro 24 – Dugaan peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Jalan Patuan Anggi, tepatnya di Gang Cumi-cumi, Kota Pematangsiantar, kian meresahkan warga. Aktivitas transaksi diduga berlangsung hampir 24 jam penuh hingga dini hari, tanpa ada tindakan tegas yang terlihat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua jaringan besar yang menguasai lokasi tersebut. Ironisnya, aktivitas mereka berlangsung terbuka, bahkan omzet salah satu jaringan diperkirakan mencapai Rp30 juta per hari atau sekitar 20 gram sabu.

Model

Pengendali lapangan: Kadir

Bos: Ns ,Kurir: Ipin dan Horas

Selain mengatur jalannya distribusi, Kadir juga bertugas mengutip setoran dari Lorong 7 untuk kemudian diserahkan kepada NS

Pengendali lapangan: Hendri dan Adi alias Goplak

HS, pria keturunan India asal Sei Rampah.Kurir: Fajar, Hendra, dan Ucok Pen.

Pantauan masyarakat menyebutkan pola transaksi berlangsung cepat. Para penjaga selalu siaga, pembeli datang, sabu langsung diserahkan, kemudian meninggalkan lokasi. Kedua jaringan beroperasi di titik yang berdekatan, sehingga persaingan antar mereka semakin memicu keresahan warga. Aktivitas ini berlangsung hingga subuh, mengganggu ketenangan lingkungan.

Warga sekitar mengaku sudah sangat resah. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak Polres Pematangsiantar, Polda Sumut, hingga BNN segera melakukan tindakan nyata.

“Kalau dibiarkan, anak-anak muda kita habis karena narkoba. Mohon aparat jangan tutup mata,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.

Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP Irwanta Sembiring, SH., MH, saat dikonfirmasi pada Senin (1/9), menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Siap, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut dan menindak tegas setiap bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pematangsiantar. Terima kasih atas informasi dari masyarakat,” tegasnya (red)