
Forkopimda Turun Langsung, Suasana Demo Jadi Sejuk
Sekitar pukul 11.20 WIB, suasana aksi yang sempat memanas berubah menjadi kondusif setelah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir menemui langsung para demonstran di gerbang Kantor DPRD.
Turut hadir Wali Kota Pematangsiantar, Ketua DPRD, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Agus Supriyono, Dandim 0207/Simalungun, serta Kapolres Pematangsiantar. Kehadiran jajaran pimpinan daerah itu disambut tepuk tangan riuh massa.
Dalam momen tersebut, perwakilan mahasiswa membacakan Nota Kesepahaman berisi poin-poin tuntutan utama. Forkopimda pun menyatakan kesepakatan dan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen bersama rakyat.
Aksi Kondusif, Massa Siap Kawal Kesepakatan
Menjelang tengah hari, sekitar pukul 11.55 WIB, aksi ditutup dengan konsolidasi bersama. Massa menyatakan akan terus mengawal realisasi kesepakatan yang telah dibuat.
“Apabila dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut, kami sepakat turun kembali ke jalan dalam Aksi Unras Jilid 2,” tegas salah satu perwakilan aliansi.
TNI Menyatu dengan Rakyat, Danrem Beri Himbauan
Aksi ribuan massa ini berakhir tertib, damai, dan kondusif. Kehadiran Danrem 022/PT bersama jajaran TNI diapresiasi sebagai bukti nyata bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, mendengar aspirasi, serta menjaga ketertiban.
Bahkan, banyak warga yang terlihat antusias bersalaman hingga berfoto bersama Danrem di sela-sela aksi, menjadi simbol kedekatan TNI dan rakyat.

Dalam pernyataannya, Kolonel Inf Agus Supriyono menegaskan pentingnya menjaga kondusifitas aksi.
“Inilah sumber penyebab kekacauan, ada pihak yang ingin memprovokasi. Tadi sempat ada yang melempar, namun saya yakin itu bukan mahasiswa, melainkan orang yang tidak bertanggung jawab. Saat hujan turun, banyak adik-adik mahasiswa justru berlari berteduh,” ungkap Danrem.
Danrem juga mengingatkan bahwa Pematangsiantar dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Kita harus bangga, Siantar berada di urutan ke-5 sebagai kota paling toleran di Indonesia. Mari kita jaga bersama nama baik ini. Anak-anak kita harus dirangkul, bukan dipecah belah,” himbau Kolonel Inf Agus Supriyono.
Aksi yang berlangsung damai ini menegaskan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Kehadiran Danrem di tengah massa membuktikan komitmen TNI untuk selalu berdiri bersama rakyat, meredam potensi konflik, serta menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Pematangsiantar(red)














