Media Metro 24 Samosir, — Praktik perjudian jenis togel dan gelanggang permainan (gelper) kembali menjadi sorotan di wilayah Pangururan, Kabupaten Samosir. Aktivitas yang diduga melanggar hukum ini disebut-sebut masih beroperasi leluasa di sejumlah titik tanpa hambatan berarti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul nama berinisial BK yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan. Sementara itu, sosok berinisial ML disebut sebagai koordinator lapangan yang mengatur jalannya operasional di beberapa lokasi.
Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai praktik perjudian tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata.
“Ekonomi rumah tangga jadi terganggu, sering timbul pertengkaran dalam keluarga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumut, serta Pemerintah Kabupaten Samosir untuk segera turun tangan melakukan penindakan tegas dan menyeluruh.
Selain itu, warga meminta agar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian tersebut dapat diusut hingga tuntas, sehingga tidak lagi meresahkan masyarakat.
Mengacu pada hukum yang berlaku di Indonesia, segala bentuk perjudian merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi. Oleh karena itu, penegakan hukum yang konsisten dinilai penting guna mencegah dampak sosial yang lebih luas, khususnya terhadap generasi muda.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait dugaan tersebut. Sementara itu, masyarakat masih menunggu langkah nyata aparat di tengah keresahan yang terus meningkat.
Warga Samosir Berharap Polda Sumut Turun Gunung Berantas Togel dan Gelper













