SIANTAR –Media Metro 24 Dugaan aksi intimidasi yang dilakukan sekelompok pria yang mengaku sebagai debt collector (DC) di kawasan Jalan Rakuta Sembiring, tepatnya di depan deretan ruko, menuai perhatian dan keresahan warga. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (3/6) itu sempat mengundang kerumunan masyarakat karena berlangsung di ruang publik dan memicu ketegangan.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi, beberapa pengendara sepeda motor yang sedang berhenti tiba-tiba didatangi seorang pria yang disebut mengenakan atribut pengemudi Maxim sebagai debt collector. Dalam peristiwa tersebut, para pengendara disebut-sebut dituduh membawa narkotika jenis sabu.
Sejumlah warga menilai tindakan tersebut sangat meresahkan. Mereka juga mengaku mendengar adanya oknum yang diduga mengatasnamakan atau mengaku sebagai intel saat melakukan peneguran terhadap masyarakat. Warga menilai apabila hal itu benar terjadi, tindakan tersebut dapat mencoreng nama baik institusi penegak hukum.Periksa sabu tersebut dari mana mereka dapat jangan jangan mereka pengedar ucap warga tangkap lakukan tes urine.
“Kalau memang bukan petugas resmi, jangan membawa-bawa nama institusi. Masyarakat jadi bingung dan takut. Kami berharap polisi mengusut siapa sebenarnya oknum tersebut,” ujar salah seorang warga.
Tuduhan yang dilontarkan dalam peristiwa itu sontak memicu perdebatan. Seorang ibu yang berada bersama salah satu pengendara dilaporkan membantah keras tuduhan tersebut. Keributan pun tidak terhindarkan hingga menarik perhatian warga sekitar.
Puluhan warga terlihat berkumpul menyaksikan jalannya peristiwa. Sebagian masyarakat mengaku khawatir karena tindakan semacam itu dinilai dapat menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekali atau dua kali masyarakat mendengar adanya tindakan yang meresahkan seperti ini. Kami berharap aparat kepolisian segera turun tangan dan melakukan penyelidikan agar semuanya terang benderang,” ujar warga lainnya.
Warga juga meminta perhatian serius dari Kapolres Pematangsiantar agar menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat. Menurut mereka, apabila terdapat oknum yang melakukan intimidasi, tuduhan tanpa dasar, atau tindakan lain yang melanggar hukum, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mohon kepada Ibu Kapolres agar memerintahkan jajaran untuk menyelidiki kejadian ini. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman saat berada di jalan. Jika memang ada pelanggaran hukum, kami berharap ditindak tegas. Kejadian ini sudah ramai diperbincangkan masyarakat dan menjadi perhatian publik,” ujar warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Masyarakat berharap aparat segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Peristiwa ini pun menjadi perbincangan warga Kota Pematangsiantar yang berharap keamanan dan ketertiban di ruang publik tetap terjaga serta tidak ada pihak yang bertindak di luar kewenangannya.(Red)
Oknum Matel Tuduh Pengendara Bawa Sabu Warga Minta Polisi Bertindak, Usut “Tangkap
Foto Oknum Matel Perasaan Intel













