Media Metro 24 SIMALUNGUN — Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Perdagangan Seberang, Kabupaten Simalungun, kembali menjadi sorotan warga. Aktivitas yang sebelumnya disebut sempat mereda kini kembali mencuat dan memicu keresahan masyarakat.
Warga menilai situasi tersebut terjadi akibat kurangnya pengawasan di lapangan, sehingga diduga memberi ruang bagi aktivitas yang disinyalir berkaitan dengan peredaran narkoba untuk kembali berjalan.
Sejumlah nama kembali disebut oleh warga, di antaranya seorang pria berinisial Andik serta Aseng, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran di wilayah tersebut. Namun demikian, informasi ini masih sebatas keterangan masyarakat dan belum ada penetapan hukum dari pihak berwenang.
Lokasi yang disebut menjadi titik aktivitas berada di kawasan Perdagangan Seberang, termasuk sekitar Jembatan Lingkungan VII, bantaran Sungai Perdagangan, hingga area belakang Kampung Perdagangan. Warga menyebut aktivitas di lokasi tersebut kembali terlihat dan menimbulkan kecurigaan.
“Sudah sempat mereda, tapi sekarang seperti muncul lagi. Kami khawatir karena aparat dinilai kurang pengawasan,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum di wilayah Polsek Perdagangan agar segera turun tangan melakukan penindakan dan pengawasan lebih ketat, guna mencegah semakin meluasnya dampak peredaran narkoba di lingkungan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut. Warga berharap ada langkah cepat agar situasi kembali kondusif.(red)
Aparat Dinilai Lengah, Dugaan Peredaran Sabu di Perdagangan Seberang Kembali Mencuat
Lokasi Peredaran sabu












