Media Metro 24 Siantar – Malam mencekam menyelimuti Lorong VII Bahtongguran, Kelurahan Sigulang-Gulang, Selasa (19/8/2025). Satuan Intel Kodim 0207 Simalungun bergerak cepat usai menerima informasi hasil lidik. Dalam operasi kilat itu, seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu berhasil diciduk. Aksi tegas ini membuat para bandar narkoba di Kota Siantar ketar-ketir.
Tersangka diketahui bernama Erwin Sihotang (28), warga Jalan Seika Nauli, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara. Dari tangan Erwin, Intel Kodim mengamankan barang bukti sabu seberat bruto 8,92 gram serta uang tunai Rp40 ribu hasil transaksi haram.
Penggerebekan berawal dari laporan warga yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di lingkungan mereka. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti Danunit Intel Kodim dan dilaporkan ke Dandim 0207 Simalungun. Tanpa menunggu lama, instruksi tegas turun: “sergap di tempat!”
Sekitar pukul 21.20 WIB, Unit Intel bergerak dan menyergap lokasi. Erwin tak berkutik saat digerebek aparat.
Menariknya, berdasarkan pantauan lapangan, peredaran sabu di sejumlah titik rawan seperti Singosari, Nagur, hingga sekitar eks Terminal sukadame disebut warga masih marak dan belum tersentuh aparat. Fakta ini membuat penggerebekan di Lorong VII Bahtongguran jadi sorotan publik.
Dandim 0207 Simalungun, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkoba untuk bernafas di wilayah teritorialnya. Ia mengingatkan, sebelumnya Kodim juga berhasil membongkar kasus besar peredaran ganja seberat 48 kilogram di Kampus USI beberapa waktu lalu.
“Kodim 0207 Simalungun berkomitmen memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin memberikan informasi demi terciptanya lingkungan bersih dari narkoba,” tegasnya, Rabu (20/8/2025).
Kini, tersangka bersama barang bukti telah diserahkan ke Polres Pematang Siantar untuk proses hukum lebih lanjut.
Aksi cepat Intel Kodim 0207 ini mendapat apresiasi warga sekitar. “Baru kali ini benar-benar diberantas,” ujar seorang warga dengan wajah lega.(Red)












