MEDIA METRO 24 Simalungun – Peredaran narkoba di Kabupaten Simalungun, semakin menggila. Warga Nagori Perlanaan kini menyebut desa mereka sebagai “kampung narkoba” karena sabu dan ganja dijual bebas di setiap dusun.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayahnya.
“Ngeri kali, Bang. Hampir setiap gang ada kurir narkoba. Mereka jualan sabu seperti kacang goreng! Ada agen besar di Lormes (Lorong Masjid), Kampung Pompa, Joharan, hingga depan Stasiun Perlanaan dan Karang Asem. Kalau kurir dan juru antar, udah tak terhitung jumlahnya,” ujarnya.
Ini Nama nama Group lgun-
CS,Peredaran satu hari I Kg Bg
3.Amz di menahol,
4.Kdl di ujung pdg.
5.Rdo di psr 1B
6.Nnk di boluk,
7.0dg pembagi diujung Padang.
8.Ddi di bendo-ujung Padang
11.Dro di pasar
12.Sngkl Dikampung jawa
13.Pdl dikampung jawa
9.Blt di sederhana
14 Asng dikampung Jawa kuburan
cina.
17.Rki di simpang pelita
18.Irs Hutahean disimpang pelita.
19.Pjk di jawa maraja bah jambi
20 Hri di Jawa maraja bah jambi
21.Tolib di jawa maraja Bah kambi.
22.Yuda dikampung keleng
23.Abu di sei Langge.
24.Maimun di parbutaran.
25.Prlt,di kampong keleng.
26.Bdi -dikampung tempel
27.lgun di lormes perlanaan
28.Rja Depan setasiun perabàa
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan betapa peredaran narkoba di wilayahnya. Makin menjadi jadi .
Hal yang sama menurut sumber —Uci masih mendekam di dalam penjara, ia tetap mengendalikan bisnis narkoba. Kini, perannya diduga dilanjutkan oleh Ando Saragih, yang disebut sebagai adik iparnya informasi pesan buah dari simpang gambus batubara sekitar 400 gram dan langsung dibagi Ando dengan para pengecernya salah satunya Iris,,, orang simpang remaja,,, Dani orang tempel dosin,,,dan yang di lambow 1 orang.,”Beber sumber Sabtu (22.2.25)
Namun dugaan warga ada juga buahnya dari igun , biasanya kalau buah tidak dari igun cepat diringkus aparat .
Namun hingga kini, belum ada tindakan tegas yang dilakukan aparat.
Karena kecewa dengan lambannya penindakan, warga kini meminta TNI turun tangan untuk menumpas jaringan narkoba ini.
“Kalau polisi nggak bisa, lebih baik TNI yang ambil alih! Kami sudah lelah melihat anak-anak muda hancur karena narkoba,” tegas seorang warga.
“Peredaran sabu di sini makin menjadi-jadi. Kami sebagai warga sangat resah, apalagi banyak anak muda yang mulai terjerumus,” ungkap seorang warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, transaksi narkoba di Simalungun tidak main-main. Harga pasaran sabu per kilogramnya berkisar Rp3,80 juta, sementara harga edar mencapai Rp5,50juta – Rp600 juta per kilogram. Diperkirakan omzet khusus jaringan sabu milik Ign yang dihasilkan mencapai ratusan juta rupiah setiap minggunya, Ini masih didaerah perdangangan belum lagi di kecamatan Tanah Jawa dan wilayah lainnya
Aparat Polres Lamban, Warga Minta TNI Turun Tangan
Meski warga sudah berulang kali melaporkan peredaran sabu yang semakin menggila, tindakan dari pihak kepolisian masih minim. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kapolsek Perdagangan, AKP Ibrahim Sofi, hanya memberikan jawaban singkat, “Makasih informasinya.”
Terkait big bos sabu Igun Dir narkoba Kombes Yemi Mandagi, juga memberikan respons cepat melalui WhatsApp, ,”Saya teruskan ke Wakapolres yang baru. Terima kasih.”
“Kalau polisi nggak bisa, lebih baik TNI yang ambil alih! Kami sudah lelah melihat anak-anak muda hancur karena narkoba,” tegas seorang warga.
Maraknya peredaran narkoba di Simalungun milik Ign cs dan para kaki tangannya tak tersentuh diduga jaringan igun sudah menjalin kerjasama .Abang baca diberita hanya beberapa gram saja yang diringkus aparat ,Informasi yang diterima wartawan bila para pengedar tak mengambil buah dari igun tak lama Wajib diringkus ujar warga yang namanya dirahasiakan Sudah beberapa x pergantian Kasat Narkoba kinerja belum maksimal ,mau dibentuk tim khusus untuk narkoba hanya hitungan gram dan Tingkat pengedar ketengan yang diringkus Aparat Polres.
Polres Simalungun belum mampu ungkap Big bos jaringan sabu terbesar terbukti Anto Bncit /br Gultom Serapuh Polda Sumut yang turun gunung dan berhasil meringkus Anto Bncit ucap,”sumber (gar)














