Banner

Banner
Berita Daerah

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Dukung Pembentukan Sekolah Lansia untuk Wujudkan Keluarga SMART di Simalungun

142
×

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Dukung Pembentukan Sekolah Lansia untuk Wujudkan Keluarga SMART di Simalungun

Sebarkan artikel ini

Media Metro 24 Simalungun, 23 September 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Hutabayu Raja, Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa, Kodim 0207/Simalungun, Sertu O. Pangaribuan turut ambil bagian dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan Sekolah Lansia, yang digelar di Balai Desa Nagori Mariah Hombang, Selasa pagi (23/09), pukul 09.30 WIB.

 

Model

Kegiatan ini diselenggarakan, bekerja sama dengan Dinas BKKBN Kecamatan Hutabayu Raja, dengan tujuan membentuk lansia yang SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif.

Dalam sambutannya, Sertu O. Pangaribuan menyampaikan pentingnya kolaborasi antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program-program yang menyentuh langsung kehidupan warga, khususnya lansia.

 

“Keberadaan Sekolah Lansia bukan hanya sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan. Lansia adalah aset bangsa yang masih memiliki potensi untuk berkarya dan berbagi pengalaman,” ujarnya.

 

Acara sosialisasi ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, yang menunjukkan sinergi kuat antara aparat pemerintahan dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut:

 

Pangulu Nagori Mariah Hombang, Bapak Mendra Siregar, S.Kom

Perwakilan Ka. Puskesmas Hutabayu Raja, Ibu E. Silalahi, Skeb

Perwakilan UPT Pertanian Hutabayu Raja, Ibu Risma Sirait, SP

Bhabinkamtibmas, Aipda Vonsa Tampubolon, SH

Perwakilan Korwil Pendidikan Hutabayu Raja, Bapak R. Nainggolan

PLD Nagori Mariah Hombang, Bapak Anju Jaya Sinaga

Ketua Maujana, Bapak Rincan Tarihoran

Seluruh Gamot se-Nagori Mariah Hombang

Ketua dan anggota PKK/Perangkat Desa

KPM Nagori Mariah Hombang

 

Kegiatan berlangsung dengan antusias, diwarnai sesi diskusi serta rencana tindak lanjut pembentukan Sekolah Lansia di wilayah tersebut. Dengan adanya program ini, diharapkan para lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam proses pembangunan masyarakat yang inklusif dan berdaya. (Pendim0207/SML).