Media Metro 24 Siantar — Warga Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di lantai atas Hotel Cahaya Kasih, Jalan Bah Binonom. Korban diketahui bernama Maya Sihombing (35), seorang wiraswasta asal Panombean Pane, Kabupaten Simalungun.
Korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di atas kasur pada Jumat malam sekitar pukul 18.30 WIB. Penemuan ini menimbulkan dugaan kuat adanya kematian yang tidak wajar, terutama setelah diketahui bahwa Jo Sitorus, pria yang terakhir bersama korban, melarikan diri saat keluarga datang mengecek kondisi Maya pada pagi hari
Menurut keterangan Jango Tambunan (53), pemilik hotel, sekitar pukul 09.00 WIB keluarga korban datang untuk menanyakan keberadaan Maya yang diinformasikan menginap di kamar nomor 1. Saat pintu dibuka, keluarga mendapati Jo Sitorus di dalam kamar. Namun belum sempat dimintai penjelasan, Jo tiba-tiba melompat keluar dan melarikan diri dari lokasi.
Dugaan Sementara: Korban Meninggal Tidak Wajar, Teman Pria Kabur Saat Keluarga Datang
Kecurigaan keluarga pun meningkat. Mereka kembali ke hotel pada sore harinya, sekitar pukul 18.30 WIB, dan meminta Jango membantu membuka kamar lantai atas yang berada tepat di atas kamar Maya. Setelah pintu dibuka secara paksa, mereka menemukan korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang di atas tempat tidur.
Penanganan dan Penyelidikan
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polres Pematangsiantar. Jumat,( 21/6)
Sekitar pukul 20.00 WIB, aparat kepolisian bersama tim BPBD tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah. Korban kemudian dibawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Dugaan sementara mengarah pada kematian tidak wajar, mengingat Jo Sitorus, yang diketahui sebagai orang terakhir bersama korban, kabur dari tempat kejadian. Hingga kini, keberadaannya masih dalam pencarian pihak berwajib.
Saksi lain di lokasi, Yudi Sihombing (28), yang menginap di kamar nomor 3 hotel tersebut, mengaku tidak mendengar suara keributan, namun merasakan suasana mencurigakan di pagi hari sebelum jenazah ditemukan.

Penemuan mayat ini sontak menjadi perbincangan hangat warga sekitar. Banyak yang berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan pihak kepolisian menangkap Jo Sitorus untuk dimintai keterangan.
Pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil autopsi ataupun penyelidikan lanjutan. Investigasi masih terus dilakukan. Redaksi Media Metro 24 Siantar akan terus memantau dan memberitakan perkembangan kasus ini.(Sb)














