MEDIA METRO 24 BATUBARA
Aktivitas mafia CPO (Crude Palm Oil) masih terus berlangsung di wilayah hukum Polres Batu Bara, khususnya di kawasan Jalan Suka Makmur, Jalan Lintas Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh. Informasi ini diperoleh dari sejumlah sumber dan awak media di lapangan yang menyebutkan bahwa pergerakan mafia CPO kian lancar dan terang-terangan.
Keluhan masyarakat pun semakin meningkat karena aktivitas tersebut menimbulkan kemacetan lalu lintas akibat mobil-mobil tangki keluar masuk gudang mafia yang diduga sebagai tempat penampungan barang curian. Selain itu, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjadi terganggu.
Kerugian besar juga ditengarai menimpa perusahaan-perusahaan, termasuk BUMN, yang menjadi korban pencurian CPO. “Kami minta aparat penegak hukum segera bertindak. Jangan sampai dibiarkan terus seperti ini,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Masyarakat menuntut ketegasan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang dengan jelas menyampaikan bahwa segala bentuk pencurian aset negara tidak boleh ditoleransi. Para pelaku harus segera ditangkap dan diberi efek jera.
Lebih memprihatinkan, aksi mafia ini disebut sering disertai dengan pemaksaan, intimidasi, hingga kekerasan terhadap pihak-pihak yang mencoba melawan atau menghentikan aktivitas mereka.
Hingga berita ini diturunkan,Kamis (15/5/25) Kapolres Batu Bara, AKBP Doli Nainggolan, belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dan keluhan masyarakat tersebut

Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum menjalankan tugasnya dengan tegas demi menjaga ketertiban, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(Red/tim)














